Cara Menemukan Passion Hidup Kamu

Cara Menemukan Passion Hidup Kamu

Kamu pernah ketemu orang yang kerjaanya cuma di dalem rumah aja?, mungkin dia sekolah atau kerja tapi setelah pulang dia engak main kemana gitu dia malah milih langsung pulang kerumah seperti ada sesuatu yang dia sembunyikan bahkan kadang kita mikir mungkin dia seorang dracula yang menyamar di siang hari ketika malam dia beralasan cuma dirumah tapi malah mencari mangsa. Hemm lebay sih perumpaman tadi itu, tapi balik lagi ke topik kamu tentu pernah nemuin hal kayak itu kan? atau justru kamu sendiri yang tidak suka kemana-mana lebih menikmati hidupmu di rumah dengan tiduran santai sambil scrol-scrol layar hp liatin foto-foto kekinian di instagram.
Oke bisa dibilang tipe orang yang suka menyendiri itu adalah tipe introvert namun ada beberapa hal yang terjadi di kehidupan nyata ini, baik introvert dan extrovert mengalami hal yang sama, memang ada perbedaan yang mencolok bagi seorang introvert dan extrovert dimana introvert lebih suka dengan keheningan dan lebih sering “me time” sedangkan extrovert sangat betah banget dengan keramaian dan aktifitas di luar rumah tapi balik lagi walaupun dua tipe itu punya perbedaan yang mencolok namun beberapa dari mereka memiliki juga kesamaan. Kesamaan yang paling sering di alami adalah “tidak tahu passion nya itu apa”. Yaa saya sengaja bikin postingan ini buat temen-temen yang mengalami hal sama seperti yang pernah saya alami yaitu tidak tahu apa passion kita. Kalau beberapa dari kita bingung apa passion kamu dalam hidup ini hanya dengan bertanya kepada teman dan temanmu pun menjawab dengan jawaban yang kurang pas atau kamu kurang puas dengan jawabanya, bahkan sebagian lagi dari kita lebih memilih memendam pertanyaan itu untuk dirinya sendiri dan lambat laun terkubur hening didalam pikiranya saja. Yaa kalau kamu bingung apa passion kamu tentu kamu pun punya pertanyaan ‘kenapa hidupmu cuma begini-begini aja’ seperti artikel yang saya buat sebelumnya. Kamu baca dulu deh postingan saya yang judulnya kenapa kamu merasa hidupmu cuma begini-begini aja.
Nah seperti yang saya bilang, sebagian dari kita ada yang bertanya apa passion nya kepada teman dan tidak sedikit dari kita justru menguburnya dan melanjutkan hidup tanpa mendapat jawabanya. Lalu apa sih passion kamu sebenernya? Bagaimana kamu tahu kalau itu passion kamu. Terus terang saya membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk mencari tahu apa passion saya dan saya bertanya bahkan dengan teman-teman jurusan psikolog, namun saya menemukan jawabanya justru dengan sebuah pertanyan saya sendiri ketika saya lagi di toilet. Saat itu saya bertanya apa passion saya dan ternyata jawabanya adalah sebuah pertanyaan juga, yaitu : “passion apa yang mau kamu pilih?”.
cara-menemukan-passion-hidup-kamu-rinto-wuang

Pict : pickyourgoals.com

Kita sering banget melakukan hal-hal keliru tapi diteruskan, kita sering banget menanyakan pertanyaan keliru kediri kita dan pertanyaan itu terus menerus kita lakukan. Sedang kamu tahu sendiri kalau pertanyaan keliru menghasilkan jawaban yang keliru bahakan tak berujung. Contohnya nih kamu bertanya “kenapa aku di selingkuhi?” maka jawaban yang kamu dapatkan “segala sesuatu yang menyatkan kalau kamu pantas di selingkuhi”. Tapi kalau kamu bertanya “bagaimana bisa hidup saling berkerjasama dengan pasang dan bisa saling mencintai seumur hidup” maka jawaban yang kamu dapatakan? yaa kamu tahu kan jawabanya. Begitupun ketika kita ingin tahu passion kita, kadang kita fokus bertanya sesuatu yang tidak ada pilihanya, jadi bagaimana kamu bisa ketemu jawabanya? ibaratnya kamu lagi ujian pilihan ganda ada sebuah pertanyaan : bagaimana cara budi sampai ke jakarta dari sulawesi? dan di bagian bawahnya hanya ada hurub a,b,c,d & e tanpa ada pilihanya. Nah seperti itupun passion, yang seharusnya kamu lakukan bukanlah mencari passion tapi memilih dari segala macam hal yang kamu sukai dan nikmati bahkan ketika kamu melakukan itu kamu sangat puas dan bangga dengan dirimu sendiri. Contoh kamu suka bermain lempar kartu remi (mental gembit) dan ketika kamu bisa melemparnya tepat sasaran kesebuah target seperti kotak sampah, baskom atau masuk ke dalam lubang ring hulahup dan ketika kamu melakukan itu kamu sangat senang sekali bahkan kamu banga karena temanmu berulang kali tidak bisa melakukan hal yang sama denganmu kamu bisa jadikan hal itu sebagai passion kamu, setelah kamu memilih kamu bisa pelajari berbagai macam teknik mental gembit agar dari kamu yang melakukan demi kesenangan bisa menghasilkan.
Namun masalah yang sering terjadi memang tidak segampang tulisan saya diatas, masih banyak loh orang yang bilang “lah itu kan dia bisa mental gembit emang bawaan lahir, emang dia belajar otodidak, emang dia diajarin atau dia emang kursus makanya bisa mental gembit terus sekarang jadi pro, lah saya apa saya engak punya keahlian mental gembit kayak dia”. Banyak loh yang seperti itu, nah kalau seperti ini kejadianya yang seharusnya kita lakukan untuk menemukan pilihan passion kita itu dengan ini caranya :

Menemukan Pilihan Passion kamu begini caranya

Menikmati yang kamu lakukan

Banyak orang bukanya tidak punya passion dan bukanya tidak punya kemampuan, tapi dia terlalu meremehkan kemampuan dan kesukaanya sendiri, Seperti contoh ini : kamu suka banget yang namanya chating di whatsapp, line bahkan kamu sering jadi admin kelas atau admin organisasi di whatsapp/line , kamu jago banget tuh menenangkan orang yang lagi rame di grup atau jago buat ngomporin orang di grup kamu bisa jadi kan itu sebagai passion mu, kamu pelajari lagi tentang komunikasi dengan baca buku public speaking, psikologi, marketing dan kamu bisa menjadi spesialis customer sercvice, atau staf medsos dan itu menghasilkan apa lagi semakin kamu fokus di passion itu semakin kamu jago semakin cemerlang perusahaan yang mau rekrut kamu. Oke deh kamu engak hobi chating tapi kamu suka nonton film marvel/drama korea/horor atau genre lainya, dari pada kamu cuma kepoin socmed actornya dan baca website fans nya, kamu bisa juga loh bikin reviewnya. karena percaya deh penilaian mu terhadap film itu ada yang punya penilaian sama atau ada yang belum sadar dengan kelebihan ataupun kekurangan dari film itu. Kamu bisa bikin reviewnya di blog, instagram, facebook nah kalau kamu mau naik kelas dan semakin menghasilkan balik lagi nih ke kamu mau engak nih kamu meningkatkan skill per-filman mu , yang kemarin jeli liat alur cerita bahkan bukan cuma hafal sama nama pemain tapi juga hafal sama penulis naskahnya, sekarang kamu mau enggak naikin skill kamu buat tahu beberapa hal dari cara pembuatan film, atau cara bikin naskah, atau cara pengambilan gambar yang yoi. Kalau bisa passionmu bukan cuma kepuasan dan tujuanmu tapi juga bisa bikin kamu semakin hebat dan cerdas bahkan menghasilkan. Coba deh kamu List hal apa aja yang bikin kamu suka walaupun sekedar ‘suka ngoleksi gebetan’. Lebih mudah buat kamu memilih passion dari kemampuan yang sudah kamu punya dari pada passion yang kelihatan keren tapi kamu sama sekali belum bisa, dan perlu di ingat tidak ada kewajiban dari siapapun kalau passion itu harus satu, kamu boleh punya passion sebanyak yang kamu suka dan sekuat kamu melakukanya. Dan ingat nikmati apa yang kamu lakukan.

Membangun Kesadaran

Ehmm..begini, kamu pernah denger tentang ‘hak asasi manusia’?, yaa tentu kamu tahu pastinya, lalu apa kamu pernah ketemu orang yang melakukan hal yang menurutmu buruk terus dia bilang ‘aku mau gini, aku mau gitu itu hak-hak aku, kalau kamu engak suka ya itu urusan kamu, yang pasti aku nikmatin apa yang aku lakukan, aku engak mau munafik urusan ini’. Iya betul semua orang punya kebebasan untuk melakukan hal yang mereka sukai, tapi bagaiaman kalau ucapan tadi itu diucapkan oleh seseorang yang lagi jepretin karet gelang berkali-kali ke kucing atau anjing peliharaan kamu? Saya pernah punya peliharaan anjing kemudian teman saya meminjam senapan airfsoftgun saya yang peluru pelastik lalu dia menembaki anjing peliharaan saya berkali-kali sambil ketawa. Yaa itu lelucon tapi bagi dia saja dan dia sangat menikmatinya bahkan dia jago banget kalau suruh ngelakuin kayak gitu, terus pertanyaanya apa itu termasuk passion? kan katanya passion itu kemampuan yang kamu punya dan kamu menikmatinya saat melakukan itu?. Nah ini dia isi dari point kedua yaitu membangun kesadaran. Kadang kita di kontrol oleh emosi (perasaan) kita untuk melakukan sesuatu yang sebenernya itu buruk untuk kita tapi karena sering mengikuti perasaan kita pasti tidak akan puas kalau belum melakukanya sampai kita melakukanya baru kita puas, senang dan menikmatinya contoh ya seperti kasus ada tindakan asusila di angkutan umum bus, dalam kasus itu seorang pria mengeluarkan kemaluanya dan mengesek-gesekan di pantat atau menyentugkan kemaluanya ke bagian tubuh penumpang wanita di bus, ketika pria ini tidak melakukanya dia akan merasakan penderitaan dan kecewa karena tidak melakukanya namun ketika dia melakukanya dia puas dan menikmatinya nah apa kah ini juga passion? bukan ini bukan passion karena ketika pria ini melakukanya dia hanya menyalurkan emosinya saja tanpa berada dalam kesadaran baik dan buruk. Begitu juga orang yang menembaki anjing peliharaan saya dia dalam kondisi tidak bisa mengontrol emosinya hanya memburu kepuasan emosinya saja. So kamu perlu melatih kesadaran kamu agar kamu tidak di kontrol emosi tetapi kamu yang mengontrol emosi kamu.

Jangan Ikuti Standar Orang Lain

Di postingan sebelunya saya juga sudah pernah bercerita tentang Standar orang lain yang mempengaruhi kehidupan kita kamu bisa baca lagi di postingan “Kenapa kamu merasa hidupmu cuma begini-begini aja“.

Menerima diri kamu

Orang bilang be your self (jadi diri kamu sendiri), ya betul tapi kamu pernah ketemu orang yang begini “dia lagi makan sama kamu terus dia garuk-garuk ketiak lalu mencium tanggan yang baru buat garuk-garuk ketiak dan pas ada temenmu yang lain datang temenmu yang garuk ketiak ini langsung salaman dengan temanmu yang baru datang, atau kamu pernah ketemu orang yang seperti ini, dia suka banget ngambil makanan di kantin terus sambil mangil namamu dan bilang tolong bayarin ini ya, aku duluan pergi ke kelas” atau kejadian-kejadian tidak mengenakan lainya. Lalu ketika kamu menegur temanmu, dia bilang “kita kan temen, aku kan emang gini orangnya, jadi kamu sebagai temenku harus terima aku apa adanya dong”. Oke sampai disana apa yang langsung kamu pikirkan tentang temanmu?Kamu jengkel, marah, kecewa, berusaha sabar atau kamu langsung menerima segala perlakuan dia ke kamu?. Kalau kamu marah atau jengkel bukan kah kita harus jadi orang yang apa adanya (be your self)?. Ini dia pentingnya point nomor dua diatas, kita harus punya kesadaran agar bisa membedakan apa itu menjadi diri sendiri dan membedakan orang yang males memperbaiki kualitas hidupnya dan mewajibkan orang lain menerima perlakuan buruknya. Menjadi dirimu sendiri tidak bisa kamu lakukan kalau kamu belum menerima dirimu sendiri.
Hal pertama yang kamu perlu lakukan coba ingat-ingat adakah hal yang bener atau hal yang memang seperti itu harusnya tapi kamu tolak karena “kata orang dan kata emosi/perasaan kamu bukan begitu”, contoh nih : orang bilang cicak itu makan nyamuk jadi kalau cicak itu makan nasi itu tidak mungkin dan kamu menolak percaya, padahal kalau cicak itu makan seranga yang ukuranya kecil dan makan nasi bahkan dia sering kecemplung di gelas kopi, atau satu contoh lain lagi nih kamu pernah melakukan kesalahan mungkin menghilangkan pena temanmu tapi karena kamu malu dan engak mau di tuduh kamu akhirnya berusaha agar tidak disalahkan walaupun sebenernya kamu memang yang menghilangkan pena temanmu. Menerima diri kamu maksudnya adalah kamu menerima segala sesuatu yang memang kamu lakukan, kamu cukup akui hal-hal itu kepada dirimu sendiri tanpa kata tapi, cukup akui seperti apa kamu sebenarnya pada dirimu saja seperti kamu mengakui kalau kamu mungkin pernah onani dan cukup kamu yang tahu tanpa orang lain juga tahu. Ketika kamu menerima dirimu kamu pun akan menerima segala kelebihan dan kekuaranganmu bahkan lama kelamaan kamu jadi sadar apa yang kamu sukai selama ini , seperti saya yang sangat menyukai model kit gunpla, ship(kapal) dulu saya menolak kalau saya suka model kit karena saya merasa lebih baik uangnya saya gunakan untuk bei makanan dari pada beli mainan model kit, dan ketika saya menerima hal yang saya sukai tanpa kata tapi , saya merasa lebih bahagia dan sangat menikmati ketika merakit maianan model kit selama 6jam. Nah coba nanti sebelum tidur kamu coba pikirkan dan kamu akui segala kelebihan dan kekuarangan kamu kamu terima, dan ketika otak kamu berusaha membantah kalau kesalahan yang kamu lakukan itu baik dan segala macem sampai kamu berfikir hal lain , kamu harus kembalikan kesadaran kamu agar kamu kembali berusaha memikirkan kelebihan dan kekuranganmu akui aja dulu, cukup akui kepada dirimu sendiri engak perlu pasang status di socmed atau cerita keorang lain, cukup akui kelebihan dan kekuranganmu dan kamu akan merasakan rasa lega dan tenang.

Citcat

comments